Lebong, Pemerintahan

40 Desa di Lebong Belum Miliki BUMDes

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong, Eko Budi Santoso, SP, M.Eng.

BETVNEWS – Program Dana Desa (DD) sudah bergulir sejak tahun 2015 lalu. Namun hingga saat ini dari 93 Desa di Kabupaten Lebong, tercatat baru 53 Desa yang membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Padahal pembentukkan BUMDes sendiri menjadi salah satu program prioritas dalam pemanfaatan DD.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong, Eko Budi Santoso, SP, M.Eng menjelaskan ada empat program yang harus diprioritaskan dalam pemanfaatan DD. Pertama pembentukan Embung Desa, BUMDes, Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prokades) dan sarana olahraga desa.

“Kami terus mendorong agar seluruh Desa Di Kabupaten Lebong bisa membentuk BUMDes dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing Desa, ” jelas Eko.

Lebih jauh diungkapkannya, pembentukan BUMDes ditujukan untuk memperkuat perekonomian desa. Pendirian BUMDes harus didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga menciptakan Desa mandiri yang mampu mendapatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Dari 53 Desa yang sudah terbentuk BUMdes, sebagian besar bergerak dibidang penyedia Sarana Produksi (Saprodi) Pertanian dan Perkebunan, jasa sewa tenda dan lainnya.

“Sejauh ini baru 2 BUMdes yang sudah melaporkan keuntungan dari pengelolaan BUMDes. Yaitu Desa Lebong Tambang dengan BUMdes yang bergerak dibidang percetakan dan Desa Mangkurajo yang membentuk BUMDes Saprodi pertanian dan perkebunan. Bahkan untuk BUMdes Desa Mangkurajo dalam satu tahun keuntungannya sudah mencapai Rp 10 juta, ” demikian Eko.(D99)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *