Lebong

Bejat, Ayah Tega Hamili Anak Kandung

Pelaku R-E saat diperiksa penyidik PPA Polres Lebong. (Dokumen Foto: BETV)

BETVNEWS РEntah apa yang ada dipikiran R-E (40), warga disalah satu diKecamatan Lebong yang tega melakukan hal bejat kepada anak kandungnya sendiri. R-E saat ini diamankan Polres Lebong untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah tega menghamili anak kandungnya sendiri. Bahkan saat ini korban tengah hamil 8 bulan.

Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH, S.Ik melalui Pejabat Sementara Kasat Reskrim IPTU Teguh Ari Aji, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Bahkan saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lebong. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku tega menodai anak kandungnya sendiri yang baru tamat SMP, sebut saja Putih (bukan nama sebenarnya,red) yang masih berusia 16 tahun.

Dipaparkan Teguh, kasus ini terungkap setelah ibu korban, M-E (36), melapor ke Polres Lebong Jum’at (1/6). Awalnya M-E curiga dengan perubahan fisik anaknya yang semakin hari semakin besar seperti orang hamil. Untuk memastikannya, ibu korban lantas mengajak korban ke Puskesmas Muara Aman untuk melakukan pemeriksaan hingga dinyatakan positif hamil. Tak cukup sampai disitu, kesabaran M-E kembali diuji setelah anaknya mengaku anak yang dikandungnya adalah hasil perbuatan suaminya sendiri. Mendengar hal tersebut, ibu korban langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolres Lebong.

“Pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Penangkapan pelaku yang saat itu diketahui berkebun di wilayah Bengko Rejang Lebong dipancing untuk pulang ke Lebong. Akhirnya pelaku berhasil diamankan Minggu (3/6) dikawasan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara saat baru turun dari angkutan umum,” ungkap Teguh.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan terhadap pelaku, ia mengaku sudah melakukan perbuatannya sebanyak 8 kali. Perbuatan itu pertama kali dilakukannya pada Mei 2017 lalu hingga terakhir dilakukannya pada November 2017. Bahkan dalam setiap melakukan aksinya, kondisi rumah dalam keadaan kosong, perbuatan tersebut dilakukan pelaku di kamar mandi rumah dan kamar tidur korban.

“Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui alasannya tega melakukan hal tersebut karena sering menonton film porno dan melihat korban mengenakan pakaian tipis. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadao korban dan pelaku, kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya dari hasil pemeriksaan,” pungkasnya. (DWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *