Bengkulu Utara

Gara-gara Ini, Mian Akan Surati Gubernur

Salah satu akses jalan Provinsi Bengkulu di Bengkulu Utara dalam keadaan rusak

BETVNEWS – Sudah dua tahun terakhir program pembangunan pemerintah Provinsi Bengkulu belum bisa dirasakan maksimal oleh masyarakat yang ada di Kabupaten, terkhusus kabupaten Bengkulu Utara. Jalan dan jembatan milik pemerintah Provinsi Bengkulu masih rusak dan sangat mengganggu kenyaman masyarakat serta pengendara yang melintas.

Jalan dan jembatan yang rusak parah diantaranya jalan Lais menuju Kota Argamakmur, jalan Lubuk Durian Argamakmur, jembatan Tanjung Agung Palik, dan masih banyak lagi insfrastruktrur lainnya yang dinilai dalam dua tahun terakhir belum bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Tahun 2017 banyak program pembangunan milik pemerintah provinsi untuk kabupaten yang tidak terserap dengan baik. Sedangkan untuk program pembangunan di tahun ini hingga sekarang belum juga berjalan,” ujar Bupati Bengkulu Utara, Mian.

Dalam waktu dekat Mian pun akan berkirim surat ke gubernur Bengkulu, agar segera memperbaiki kerusakan jalan dan jembatan tersebut. Mian berharap dalam waktu dekat ada tindaklanjut dari pemerintah provinsi, agar masyarakat yang berada di daerah juga bisa merasakan pembangunan tersebut.

“Kalau tidak cepat diperbaiki ya tentu akan berimbas pada pemerintah kabupaten ke depannya.” tegas Mian.

Data terhimpun, tak kurang dari Rp 100 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu tahun ini diperuntukan untuk pembangunan Jalan dan Jembatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara. Namun sayangnya hingga akhir semester pertama belum terlihat realisasinya.

Seperti pembangunan jalan mulai dari Lais hingga ke Argamakmur dengan anggaran 10 miliar rupiah, pembangunan jalan dari Tanjung Agung Palik hingga Lubuk Durian yang juga dianggarkan 10 miliar rupiah, pembangunan jalan Gunung Selan ke unit 4 dengan anggaran 10 miliar rupiah, pembangunan jalan Batik Nau Lubuk Banyau anggaran 14 miliar rupiah, pembangunan jembatan Wonoharjo Unit Delapan anggaran 3 miliar rupiah, pembangunan jembatan Lubuk Mindai sebesar anggaran 13 miliar rupiah, dan beberapa proyek lainnya yang diaggarkan dari ABPD Provinsi.

(Joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *