Pemerintahan

Kelola Dana Hibah, KPID Bengkulu Ikuti Bimtek

BETVNEWS,- Komisi Penyiaran Indonesia menggelar bimbingan teknis tentang pengelolaan dana hibah di lingkungan KPID se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Santika Premier Bekasi 29 November-1 Desember 2021 yang dihadiri oleh Ketua KPI, Agung Suprio.

“Kegiatan ini sangatlah penting untuk memahami persoalan keuangan hibah secara teknis,” tegas Agung Suprio

Sementara itu, Umri S.Sos. M.Si Sekretrais KPI menambahkan jika tujuan bimtek iniĀ  untuk memfasilitasi dinamika penganggaran KPID melalui dana hibah di daerah yang masih sangat dinamis, sangat tergantung pada kondisi keuangan daerah dan tafsiran daerah terhadap tugas dan kewenangan KPID di wilayah masing-masing.

“Hal inilah yang akan kita sampaikan kepada pihak Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Mendengar hal tersebut, Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Ditjen Bina Keuangan Daerah, Ihsan Dirgahayu, SSTP.M.AP. menyampaikan bahwa support anggaran hibah KPID adalah wajib sebagaimana amanat Undang-undang Penyiaran No.32/2002 pasal 9 ayat (6) Pendanaan KPI Pusat berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan pendanaan KPI Daerah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

“Artinya jelas bahwa kewajiban pemerintah daerah untuk mengalokasi anggaran KPID setiap tahun di daerah masing-masing sesuai dengan amanat peraturan penundang-undangan berlaku, bila masih ada KPID yang belum dialokasi anggarannya silakan berkomunikasikan ke kami melalui sekretariat KPI Pusat agar dicarikan solusinya,” paparnya.

Ketua KPID Bengkulu Fonika Thoyib yang hadir dalam bimtek ini bersama staf pengelola keuangan KPID Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting, selain menjadi ruang sharing kondisi daerah masing-masing, juga menjadi media untuk lebih memahami secara teknis tentang kewajiban dan hak yang harus dilakukan dan didapatkan oleh KPID secara kelembagaan.

“Dalam kegiatan ini juga dibimtek tentang alur pengusulan dana hibah dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dan pelaporan. Tentu saja alur dan waktu harus diikuti agar tidak terkendala,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan bimtek Wakil Ketua KPI, Komisioner KPI dan KPID se Indonesia dengan model hybrid adalah sebagain off line hadir di Bekasi dan sebagian hadir secara on line melalui media zoom.

(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *