Bengkulu tengah

Kemarau, 60 Hektar Sawah Taba Terunjam Kekeringan

Areal persawahan milik petani di Kelurahan Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi ini sebagian telah ditanami padi mengalami kekeringan lantaran debit air sungai Beringin mengalami penurunan.

BETVNEWS,- Memasuki musim kemarau, membuat hampir seluruh persawahan milik petani di Kelurahan Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi terancam gagal panen akibat kekeringan. Sawah yang selalu tergenang air saat penghujan, berubah kering kerontang. Tanah lembek berubah keras dan pecah-pecah.

Kasman, salah seorang petani didesa tersebut mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi tamanan padinya yang sudah ditanamannya lebih dulu. Lantaran sejak 2 minggu terakhir, air tak lagi mengaliri area persawahan seluas 60 hektar itu. Hal ini dikarenakan debit air yang berasal dari sungai beringin mengalami kekeringan.

“Bila tidak terjadi hujan dalam kurun waktu satu minggu kedepan, dipastikan padi kami akan mengering dan mati sehingga kami mengalami kerugian,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia pun berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan. Karena jika minim pasokan air, tanaman padi tak bisa tumbuh baik. Hasil panen pun tak optimal.

(Ocik Ronal)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *