Pemerintahan, Provinsi Bengkulu

Masih Ingat Bocah “Tuyul” Yang Tertangkap Mencuri, Begini Kabar Terbarunya

Tim satgas PPA DP3APPKB Provinsi Bengkulu, saat menyambangi rumah D-G, bocah mirip “tuyul” pada Jumat (3/8) siang.

BETVNEWS,- Sosok bocah berkepala pelontos mirip “Tuyul” yang terekam kamera CCTV melakukan pencurian di salah satu toko elektronik di Kelurahan Panorama Kota Bengkulu, dan di Bencoolen Mall viral di media sosial Facebook. Bocah yang belakangan diketahui berinisial D-G ini, hidup dengan kondisi yang sangat miris.

Sejak kecil, ia tinggal dibawah asuhan kakek dan neneknya dikawasan Gandaria 10, Kelurahan Panorama. Ingin mengetahui, bagaimana kondisi terakhirnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu, mendatangi kediaman D-G, pada jumat (3/7) pagi.

Namun sayang, tim yang dipimpin langsung oleh Kadis DP3APPKB, Foritha Ramadhani Wati, S.E.,M.Si. tak berhasil menemui bocah yang memiliki kelainan tak bisa berbicara dan mendengar itu.

“Kita hanya bertemu dengan kakeknya saja, karena D-G sedang sekolah dari hasil pertemuan itu kakek D-G mengatakan jika kondisinya sudah membaik dan sudah diruqyah,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, kakek bocah D-G membeberkan jika cucunya berprilaku tidak seperti anak pada umumnya, lantaran terpengaruh pergaulan dengan orang-orang yang usianya lebih dewasa. Bahkan dalam kesehariannya, D-G acap kali menghilang dan tak tahu jalan pulang. Sementara, kakek dan neneknya disibukkan dengan kegiatannya sehari-hari berjualan dipasar Panorama.

Namun, sejak cucunya menjadi buah bibir dikalangan masyarakat. Keseharian D-G kini pun sudah dalam pengawasan keluarga besarnya. Kendati demikian, DP3APPKB tetap akan memantau kondisi bocah tersebut.

“Kita hanya melakukan pendampingan dari sisi psikologisnya saja, dan untuk yang lainnya sepenuhnya tanggung jawab keluarga,” ungkapnya.

Ia pun berharap,  D-G yang sudah sejak 5 tahun ditinggal pergi oleh Ayahnya ini dapat kembali merasakan kasih sayang keluarga, dan berprilaku seperti anak usianya yang bermain dengan ceria. (Oki Bo’ok)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *