Pemerintahan

Massa Tolak Faham Radikalisme dan Terorisme

Dewan Masyarakat Nusantara Institut Provinsi Bengkulu, melakukan aksi tolak terorisme dengan membubuhkan tanda tangan diatas spanduk. Dokumen Foto: BETV

BETVNEWS,- Massa yang menamakan dirinya Dewan Masyarakat Nusantara Institut Provinsi Bengkulu, melakukan aksi unjuk rasa di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu pada rabu (16/5) siang. Massa mengutuk keras aksi teror di Mako Brimob, dan penyerangan gereja dan Mapolrestabes Surabaya serta Polda Pekan Baru, Riau.

Massa menyatakan dengan keras menolak adanya faham mengenai radikalisme dan terorisme, karena sama sekali tidak diajarkan agama. Selain itu aksi teror juga dapat menghancurkan kesatuan bangsa dan negara.

“Ini sudah dialami Irak, Suriah, maupun Mesir. Tidak menutup kemungkinan ini akan dialami Negara Kesatuan Republik Indonesia, jika kita teledor untuk melawan faham yang tidak sesuai dengan ajaran Pancasila” bunyi orasi demonstran, Heri Supriyadi.

Puluhan pengunjuk rasa juga mengumpulkan petisi, sebagai bentuk penolakan terhadap aksi terorisme dan menyatakan tidak takut terhadap aksi teror. (TAUFAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *