Kota Bengkulu, Pemerintahan

Pelaksanaan Tes CPNS Kota Bengkulu 2018 Batal !

BETVNEWS – Kendati sudah memasuki masa pendaftaran seleksi penerimaan CPNS, namun kabar mengejutkan datang dari Pemerintah Kota Bengkulu yang secara tiba-tiba membatalkan pengusulan anggaran pengadaan seleksi CPNS tersebut dalam pembahasan APBD Perubahan tahun 2018, yang dengan kata lain membatalkan pelaksanaan CPNS di tahun 2018.

Mencuatnya kabar pembatalan pelaksanaan CPNS tahun ini setelah beredarnya surat Walikota Bengkulu yang ditanda tangani oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang ditujukan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Dalam surat yang perihalnya tertulis “Penundaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun anggaran 2018” itu juga disebutkan beberapa hal yang menjadi dasar penundaan penerimaan CPNS tersebut, diantaranya ialah :

  1. Bahwa pemerintah kota bengkulu menunda pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun anggaran 2018 dikarenakan rasio pegawai di lingkungan kota bengkulu masih cukup dan banyaknya pegawai negeri sipil yang pindah masuk.
  2. Bahwa beban anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Bengkulu untuk belanja pegawai mencapai 55% dari beban total APBD, hal ini memberatkan bagi pemerintah kota bengkulu.
  3. Bahwa daya dukung untuk melaksanakan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun anggaran 2018 tidak mencukupi.
  4. bahwa berkenaan dengan point 1 sampai dengan 3 sebagaimana tersebut diatas kami mohon untuk penundaan pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun anggaran 2018 di lingkungan pemerintah kota bengkulu.

Salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu, Heri Ifzan mengatakan dirinya secara pribadi mengetahui adanya isu pembatalan pengajuan anggaran CPNS tersebut sejak 2 hari yang lalu, namun isu tersebut terbukti telah final hari ini.

“Kalau saya mendapatkan kabar adanya isu pembatalan CPNS di tahun 2018 ini sejak 2 hari terakhir, akan tetapi baru finalnya hari ini,” terang Heri Ifzan.

Heri juga menyebutkan, tampaknya pihak eksekutif telah mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk menunda pelaksanaan CPNS di tahun ini, sehingga anggaran yang sebelumnya telah diusulkan malah tidak jadi diajukan dalam APBD Perubahan yang akan disahkan Jumat (28/9) malam ini.

“Kalau kami prinsipnya mengikuti pengajuan dari Eksekutif, di awal lalu eksekutif mengusulkan anggarannya, kami di legislatif menyetujui, tetapi mungkin karena berbagai pertimbangan dan ada yang lebih penting sehingga dibatalkan pengajuannya,” tandas Heri.

Sementara kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu Bujang HR membenarkan terbitnya surat tersebut. Namun ia menolak jika hal tersebut dikatakan pembatalan melainkan penundaan pelaksanaan.

“Iya benar ada penundaan, bukan pembatalan. Salah satu penyebabnya karena belanja pegawai saat ini masih lebih dari 50 persen,” ujarnya

Pembatalan rencana tes CPNS ini disinyalir kuat berdasarkan hasil kajian Walikota Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi. Terlebih menurut bujang, adanya rencana penundaan ini berhembus sejak beberapa hari lalu.

“Rencana pembatalan ini memang sudah ada sejak beberapa hari lalu, tapi bukan semata-mata bergulir pasca pelantikan,” tutup Bujang.

(Yudha Gondrong)

11 Comments

  1. Bagus sekali kerja nya tiba” di batalkan, padahal cpns 2018 sudah melalui beberapa tahapan dan itu bukan dadakan.
    Pemerintah kota bengkulu cam ko ha!!

  2. pembatalan karena ingin menambah kekayaan pemerintahan propinsi bengkulu, bukan utk mengurangi pengangguran propinsi bengkulu. kiww

  3. Tentunya pengangkatan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran belanja daerah masing2..
    Hanya terkesan kurangnya analisis kebutuhan, sehingga dengan kejadian sdh berjalan membuat kecewa masyarakat karena sdh jauh2 waktu mempersiapkan diri dakam persiapan mengadu nasib dalam harapan pegawai negeri.

    Mungkin kedepannya perlu data yang singkron dari pusat sampai daerah, agar tidak timbul kekecewaan.

  4. Bagaimana jika sudah mendaftar? Apakah masih bisa mendaftar ke instansi lain?
    Kenapa pemberitahuannya mendadak sekali H-5 penutupan, bagaimana nasib kami yg sudah terlanjur mencetak kartu formulir pendaftaran. Tolong di jawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *