Pemerintahan

Pemprov Gelar Rakor Bahas Layanan Komunikasi dan Informasi Hadapi Ramadhan dan Idul Fitri

BETVNEWS – Pemerintah provinsi Bengkulu Jum’at pagi (18/05) menggelar rapat teknis terkait pelayanan komunikasi dan informasi, jelang pelaksanaan pengamanan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1439 H di wilayah provinsi Bengkulu. Rapat dihadiri berbagai pihak, mulai dari kepala dinas komunikasi dan informatika (kominfo) provinsi Bengkulu Eddy Prawisnu, sekretaris dinas Kominfo provinsi Ferry Ernes Parera, kepala Lembaga Penyiar Publik (LPP) TVRI Bengkulu, Trubus, General Manajer BETV Susanto, perwakilan media cetak dan elektronik, perwakilan Telkom Bengkulu, Telkomsel, hingga Icon Plus.

Dalam rapat ini Gubernur Bengkulu melalui kadis kominfo mengapresiasi berita-berita di BETV yang sudah baik dan menyejukkan terutama pemberitaan soal terorisme.

“Kita berharap terutama soal terorisme tidak di blow up oleh media, karna hal tersebut justru menjadi tujuan kelompok terorisme dan akan meresahkan masyarakat.” ujar Eddy Prawisnu.

Berkenaan dengan telekomunikasi, pemprov berharap selama Ramadhan dan Idul Fitri ada spot-spot khusus terutama di tempat ramai seperti sport centre, ada posko pelayanan jaringan telekomunikasi.

“Untuk wifi yang sudah tersedia di ruang publik, kita harapkan dapat aktif semua sehingga bisa dimanfaatkan.” tambah Eddy Prawisnu.

Menanggapi hal tersebut pihak telkom berkomitmen seminggu sebelum dan sesudah lebaran, ada posko dan layanan pengaduan bebas pulsa di nomor 0800135566. Sama halnya dengan Telkomsel yang menyediakan call centre di nomor 133 dan 188.

Namun pihak Telkomsel mengeluhkan seringnya terjadi pencurian batre di tiket yang berfungsi agar pemancar tetap aktif jika PLN padam, terutama di wilayah kota Bengkulu dan kearah Selatan. Atas keluhan ini, dinas kominfo provinsi akan menyurati polsek-polsek untuk intens melakukan patroli.

Masih soal jaringan komunikasi, kepala balai monitoring (Balmon) Edi Kustoro memastikan H-7 Idul Fitri pihaknya akan memantau semua frekuensi terutama wilayah penerbangan yang sering terganggu terutama dari broadcast.

Harapan juga disampaikan berbagai pihak terutama agar aliran listrik PLN dan air PDAM tidak padam saat Magrib dan Sahur. Disperindag dan BPOM juga diharapkan instens melakukan pengawasan di bazar dan pasar Ramadhan, guna menghindari adanya jajanan yang mengandung zat-zat berbahaya.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *