Kota Bengkulu, Pemerintahan

Plt Gubernur Ikut Turun Tangan Mediasi Kisruh KNPI Provinsi Bengkulu

BETVNEWS – Kisruh kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu, antara kubu KNPI yang diketuai Batara Yudha dan KNPI yang diketuai Febri Yudirman kian memanas. Kedua kubu sama sama bersikeras untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Kubu Batara Yudha sendiri mengagendakan akan menggelar Musda pada 28 April mendatang. Namun Febri Yudirman yang mengklaim sudah mengambil alih posisi ketua KNPI Provinsi Bengkulu, bersikeras menggelar Musda Luar Biasa pada Senin (2/4) sekaligus pengangkatannya sebagai ketua KNPI.

Namun pada Minggua siang (1/4), Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menggelar konfrensi pers di Media Center Pemda Provinsi, yang dihadiri kedua belah pihah. Konfrensi pers ini dilakukan sebagai upaya memediasi kedua kubu, sehingga tidak terjadi polemik di tubuh organisasi induk kepemudaan ini.

“Saya tidak memposisikan untuk mengarahkan, namun sebatas memediasi sebagai fungsi pemerintah. Bermusyawarahlah KNPI dalam waktu dekat, silahkan bentuk aturan-aturan seperti apa dan disosialisasikan dengan baik. Sehingga pergantian kepengurusan KNPI tahun ini dapat berlangsung demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) KNPI. Dan yang terpenting KNPI Bengkulu hanya satu, silahkan KNPI Pusat yang berdualisme” ujar Rohidin.

Setelah dimediasi Plt Gubernur, kubu Febri Yudirman sepakat mengundurkan waktu pelaksanaan Musda dan akan berkoordinasi dengan kubur Batara Yudha.

“Dalam kesempatan ini saya mohon izin menympaikan, semoga dengan membatalkan Musda yang harusnya saya gelar besok, bisa menjadi pelajaran bersama untuk  seluruh pemuda bahwasanya kepentingan bersama, kepentingan masyarakat, kepentingan daerah, itu lebih utama dari kepentingan apapun. Jadi di kesempatan ini saya juga menyampaikan permintaan maaf saya kepada tim, kepada seluruh senior dan OKP yang telah mendukung saya” tegas Febri Yudirman.

Hal yang sama diungkapkan oleh ketua KNPI Batara Yudha, bahwa pihaknya sepakat akan membentuk panitia musdalub dengan kubu Febri dan pihaknya pun menuntut agar KNPI pusat segera melakukan islah agar tidak ada perpecahan diantara DPD KNPI Bengkulu.

“Pertama kami pemuda provinsi Bengkulu menyatakan, mendesak DPP KNPI melaksanakan islah secepatnya, sehingga fokus pembangunan pemuda di Bengkulu tidak terpengaruh. Kedua meminta semua pihak menahan diri agar kondisi kepemudaan di Bengkulu tetap kondusif. Ketiga segera membentuk panitia untuk menyelenggarakan Musda DPD KNPI secara bersama” tutup Batara Yudha.

(Oki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *