Kriminal

Polisi Buru Ibu Buang Bayi di Tempat Sampah

Disinilah, bayi malang itu dibuang oleh pelaku. (Dokumentasi foto: BETV)

BETVNEWS,- Reskrim Polres Kota Bengkulu masih mengusut pelaku pembuang jasad bayi laki-laki di tempat pembuangan sampah yang terletak dipinggir jalan Bencoolen Street RT.3 RW.09 Kelurahan Rawamakmur Permai rabu (12/7) malam. Saat ini Polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu ibu bayi malang yang dibuang itu.

Usai melalukan olah TKP, pihaknya pun langsung memeriksa saksi-saksi yang mengetahui soal penemuan bayi tersebut. Kapolres Bengkulu, AKBP. Prianggodo Heru Kunprasetyo menghimbau kepada ibu bayi untuk segera menyerahkan diri. Karena pihaknya tidak main-main untuk mengungkap kasus penemuan bayi tersebut.

“Untuk jenazah sudah kami titipkan sementara di RS M.Yunus, sedang divisum. Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang membuang bayi tersebut. Sudah dikerahkan semua unit opsnal kita dan bhabinkamtibmas,” jelas Kapolres.

Sementara itu, berdasarkan  penuturan warga setempat bernama Endang, jenazah tersebut ditemukan oleh pemulung bernama Kasian Junaidi. Saat sedang mencari barang bekas, ia melihat karung dan langsung dibukanya.  Ia pun terkejut, saat melihat sesosok tangan dari dalam karung.

Sumber: IST

Ironisnya, tubuh mungil itu bercampur dengan bekas minuman gelas dan sarung bermotif kotak-kotak lusuh. Saat dicek, temuan tersebut merupakan bayi yang diduga baru saja dilahirkan.

“Lihat ada karung, terus dikeluarkan isinya, tampaklah bekas minuman dan tangan. Udah itu dia langsung lari ke kami ngasih tahu ada tangan manusia, saat kami cek ternyata itu bayi,” ungkap Endang

Lebih lanjut Endang mengatakan saat pertama kali dilihat, kondisi bayi tersebut sudah meninggal namun masih terbalut tali pusar dan darah segar.

“Masih merah pas kami lihat itu tapi sudah tidak ada nyawa. Darahnya masih basah kok,” ujar Endang yang sudah tinggal selama 2,5 tahun tak jauh dari lokasi itu. (Taufan Ajo)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *