Kepahiang

Rayakan HUT PLN ke-73, Gilang Jemput Anak dan Istri Dari Pangkal Pinang

Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra, saat bersama rekan kerjanya di UPDK Ujan Mas, Kepahiang Provinsi Bengkulu. Foto: Dokumen Pribadi

BETVNEWS,- Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra bersama istrinya Wita Setriani dan anaknya Kyara Aurine Ganiendra Giwitri yang merupakan korban jatuhnya pesawat lion JT- 610 di Karawang diketahui baru saja pulang dari Bengkulu pada minggu (28/10) sore kemarin.

Manager bagian operasi dan pemeliharaan PLN UPDK Ujan Mas, Pirwan mengaku mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut seusai melaksanakan upacara peringatan HUT PLN ke-73. Kemudian ia bersama rekan kerja lainnya langsung mencari informasi dan mencoba menghubungi Gilang.  Namun tak ada kabar apapun karena handphone milik staffnya itu sudah tak lagi aktif.

“Firasat kami semakin curiga karena teleponnya tidak aktif baik istri dan Gilang padahal logikanya sudah sampai ke Pangkal Pinang. Dan setelah itu kami pastikan gilang ikut dalam penerbangan itu berdasarkan manifest penumpang. Tangis pun pecah, kami sangat berduka, ” jelasnya.

Pirwan menambahkan,  Gilang merupakan Ketua Panitia dari pelaksanaan Hari Ulang Tahun PLN yang diselenggarakan oleh UPDK Ujan Mas. Seakan tak ingin merayakan hari besar tersebut sendirian,  Gilang pun menjemput anak dan istrinya untuk menghadiri rangkaian acara tersebut, di Kepahiang.

Gilang yang bekerja di PLN UPDK Ujan Mas terhitung sejak 1 januari 2017 lalu itu. Saat ini tengah mengambil cuti tahunan dan berangkat ke ke jakarta pada minggu (28/10) sore kemarin. Untuk kemudian berangkat ke Pangkal Pinang sekalian mengantar istri dan anaknya pulang ke tempat istrinya bertugas. Namun tak ada yang menyangka pertemuan dengan gilang di momen perayaan HUT PLN merupakan pertemuan terakhir dengan rekan-rekan kerjanya.

“Mereka datang hari Kamis tanggal 25 Oktober, ikut HUT PLN dan itu adalah pertemuan terakhir dengan teman-temannya di PLN UPDK Ujan Mas ini,” ungkapnya.

(Abiza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *