Bengkulu Selatan, Budaya

Ritual Nundung Padi Ala Desa Selali Pino Raya

BETVNEWS – Warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar ritual Nundung Padi. Serangkaian adat Nundung Padi yang dilakukan dimulai dengan proses melemang tapai. Ratusan warga pun tampak antusias mempersiapkan upacara adat menjelang masa tanam yang sebentar lagi akan dimulai.

Ritual ini dimulai dengan menyembelih seekor kerbau yang kemudian darahnya diambil untuk disiramkan ke benih-benih padi, yang dimaknai sebagai harapan agar nantinya padi-padi yang tumbuh bisa memberikan kemakmuran bagi masyarakat di Kecamatan Pino Raya.

Perayaan nundung padi ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan. Selain melemang tapai juga diadakan perlombaan tarian adat hingga prosesi adat lainnya.

Kepala Desa Selali Netta Hesri mengatakan, nundung padi biasanya digelar di Desa Selali setiap 5 tahun sekali, dan bisa juga dilakukan 10 tahun sekali. Ritual ini sudah ada sejak zaman nenek moyang di Kecamatan Pino Raya.

Dan dengan hadirnya Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dalam kegiatan tersebut, Netta Hesri berharap kedepannya Pemkab bisa ikut memberikan dukungan baik moril maupun materil ke masyarakat Desa Selali agar kegiatan ini bisa dijadikan agenda tahunan.

“Baik ke pihak kecamatan, kabupaten maupun provinsi, saya berharap dukungannya agar kegiatan adat ini bisa terus dilaksanakan,” ujar Netta Hesri

Hal senada disampaikan Camat Pino Raya Effredy Gunawan. Ia sangat mengapresiasi kegiatan adat yang dilakukan oleh pemerintah desa bersama masyarakat Desa Selali. Ia mengharapkan Pemkab Bengkulu Selatan dapat melirik kebudayaan ini menjadi salah satu tujuan wisata adat untuk kedepannya.

“Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung pemerintah daerah dan pemerintah desa, agar kegiatan ini bisa dilaksanakan minimal 5 tahun sekali,” sampai Effredy.

Di sisi lain Gusnan Mulyadi mengaku bangga dengan masih diselenggarakan dan dipeliharanya kegiatan adat oleh pemerintah Kecamatan Pino Raya melalui pemerintah Desa Selali. Ia menyebutkan ritual adat Nundung Padi ini bisa dimasukkan ke dalam agenda kunjungan wisata Visit Bengkulu Wonderful 2020.

“Kami dari Pemkab Bengkulu Selatan sangat mendukung kegiatan ini, yang merupakan adat kebudayaan khususnya oleh warga Desa Selali,” tutup Gusnan.

(Ade Bewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *