Kota Bengkulu

Selasa, Kantor Gubernur Akan Dikepung 300 Angkot

Ketua aliansi supir angkot 5 warna, Endang Hartono, saat membeberkan aksi mogok yang rencananya akan dilaksanakan pada 28 Agustus mendatang.

BETVNEWS,- Setelah pemerintah mengeluarkan surat keputusan dinonaktifkannya aplikasi grab di Provinsi Bengkulu, para supir grab diketahui tetap beroperasi hingga membuat supir angkot kembali geram.

Menanggapi hal itu, aliansi supir angkutan kota lima warna akan mendatangi Kantor Gubernur Bengkulu pada 28 Agustus mendatang. Untuk menyampaikan tuntutan mereka yang selama ini tak digrubis.

Ketua aliansi supir angkot 5 warna, Endang Hartono pun menegaskan pihaknya sudah sepakat untuk tidak beroperasi mencari penumpang di hari tersebut, dan akan memarkirkan kendaraan mereka di depan Kantor Gubernur, total sekitar 300 angkot yang akan mengepung Kantor Gubernur Bengkulu.

“Kita sudah sepakat akan unjuk rasa di depan kantor gubernue bengkulu, total 300 angkot akan kita parkirkan kesana,” ungkapnya.

Para supir angkot ini juga mengancam akan mengembalikan semua kir dan izin trayek mereka ke pemerintah, dan akan mengubah warna plat mereka yang semulanya kuning menjadi hitam.

Tidak hanya itu, pihaknya pun akan melakukan aksi sweeping terhadap para supir grab juga akan dilakukan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan  terhadap pemerintah yang sejak awal tak menggubris tuntutan mereka.

“Kalau tidak digubris lagi, kita akan kembalikan KIR dan trayek ke pemerintah, plat kami ganti hitam dan jangan salahkan kami kalau sweeping supir grab yang beroperasi,” tandas Endang.

(Yudha Gondrong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *