Provinsi Bengkulu

Tangis Haru, Sambut Kedatangan 3 Korban KM Arung Samudra

BETVNEWS,-  Kedatangan 3 orang anak buah KM Arung Samudra, Aziz, Pi’i dan Devi yang tenggelam sekitar 33 mil dari pintu alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu arah barat daya pulau mego. Disambut isak tangis haru para keluarga, tampak istri dan anak dari korban tenggelam pun saling berpelukan, melihat sosok ayah dan suami, pulang dengan selamat, dari peristiwa tenggelamnya kapal naas tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah warga dan tetangga yang ikut berempati akan peristiwa ini pun, juga ikut larut dalam kegembiraan itu.

Rina, Istri Devi mengaku sangat  bersyukur, dikarenakan tuhan telah mengabulkan do’anya, dan telah mempertemukan kembali tulang punggung keluarganya dengan keadaan selamat tanpa suatu apapun.

“Ucapan terima kasih kepada allah swt yang telah mengabulkan do’a saya, alhamduliah suami kembali dalam keadaan selamat,” ucapnya.

Disisi lain,  Lanal Bengkulu Selasa (7/8) sore, mendatangkan Pesawat Intermaritim jenis Kassa dari Pelabuhan Tanjung Periuk ke Bandara Fatmawati Bengkulu. Pesawat Intemaritim ini akan digunakan untuk melakukan pencarian terhadap 3 orang korban tenggelam yang belum ditemukan di perairan mentawai.

Kedatangan Pesawat Intemaritim disambut positif oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap awak pesawat. Meski belakangan diketahui ada kendala di mesin pada pesawat, namun dipastikan pencarian akan dilakukan pada rabu pagi melalui udara.

Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa pencarian korban melalui udara merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk membantu pencartian terhadap 3 orang korban tenggelam km arung samudera di kepulauan mentawai. Dirinya berharap para keluarga untuk bersabar dan mudah-mudahan akan segera ditemukan.

“Meski ada permasalahan pada mesin pesawat namun dipastikan akan terbang pada rabu pagi. Sehingga keluarga korban di mohon untuk bersabar dan kita sama – sama berdo’a agar 3 orang lagi dapat segera ditemukan,” ucapnya.

Kepala Kantor Sar Provinsi Bengkulu , Abdul Malik menjelaskan selain dari udara pencarian melalui perairan telah dikirimkan sebanyak tiga kapal dari posal mentawai sumatera barat. Ketiga kapal yang diturunkan dalam pencarian yakni KM Yudistira, KRI Kala Hitam dan KL Brawijaya yang melakukan pencarian di titik 50 mil dari perairan mukomuko.

“sudah ada 3 kapal besar yang turut membantu pencarian para korban di kepulauan mentawai, adapun kapal yang melakukan pencarian yakni KN Yudistira , KRI Kala Hitam Dan KL Brawijaya.” Ucap Abdul Malik selaku Kepala Kantor SAR Provinsi Bengkulu

Sementara itu Lettu (P) Desly Sitompul selaku Pilot pesawat intemaritim mengaku siap melakukan pencarian yang rencananya akan berangkat dari Bandara Fatmawati pada Rabu pagi. Pihaknya akan menyusuri tempat terjadinya kecelakaan KM Arung Samudera di Pulau Mentawai dengan dibantu pihak Basarnas dan Lanal Bengkulu.

“Kita akan berangkat pada rabu pagi dari Bandara Fatmawati, dan langsung melakukan pencarian terhadap korban di Perairan Mentawai,” Terang Pilot Pesawat Lettu (p) Desly Sitompul.

(ARISBLACK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *