Headline, Kriminal

Urus Izin Kuari, warga Kota Bengkulu Ditipu adik Bupati 

Pelapor (Abdul Karim), saat melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum adik Bupati.

BETVNEWS, – Lantaran tidak terima ditipu atas kepengurusan izin kuari, Abdul Karim warga jalan Danau kota Bengkulu, Jumat (08/07) siang melaporkan S-L adik salah satu Bupati di Provinsi Bengkulu ke Polda Bengkulu.

Berdasarkan penjelasan korban, bahwa dirinya menyerahkan pengurusan izin kepada Antok Direktur CV Bima Bj. Kemudian Antok diajak menemui salah satu Dinas di Kabupaten Mukomuko, lalu dikenalkan dengan S-L yang merupakan adik dari salah satu Bupati di Provinsi Bengkulu tersebut.

S-L kemudian meminta uang sebesar Rp. 5 juta untuk berangkat ke Jakarta, guna untuk menemui D-N yang menurut S-L merupakan adik dari Menteri ESDM, kemudian S-L kembali meminta uang sebesar Rp. 10 juta sebagai uang pembuka jalan untuk mengurus izin Kuari yang dikelola oleh dirinya bersama Antok.

“Direktur saya diajak ketemu dengan salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Mukomuko, setelah itu di perkenalkan oleh A-R dan Kepala Dinas tersebut kepada S-L yang merupakan adik salah satu Bupati di Provinsi Bengkulu, setelah itu S-L langsung meminta uang untuk berangkat ke Jakarta menemui D-N adik dari Menteri ESDM, usai menemui D-N, S-L kembali meminta uang kepada Direktur saya sebesar Rp. 10 juta sebagai uang pelicin untuk mengurus izin kuari tersebut,” ujarnya.

Tidak berhenti disitu saja, S-L dan A-R kembali meminta uang secara bertahap mulai Rp.10 juta, Rp. 25 juta hingga Rp. 57 juta. Sehingga jika ditotalkan Antok selaku Direktur dan Abdul Karim selaku pemodal, telah menyerahkan uang senilai Rp. 221 juta kepada S-L dan A-R, serta salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Mukomuko, namun izin kuari Abdul Karim dan Antok hingga saat ini tidak kunjung keluar.

“Sudah Rp. 221 juta kami kasih uang, namun izin kuari kami sampai saat ini tidak kunjung keluar, S-L dan A-R serta salah satu kepala Dinas tersebut telah meminta uang kepada kami, dengan total kerugian kami mencapai Rp.221 juta,” tutupnya.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *