Pemerintahan

Warga Seluma dan Benteng, Tuntut Penyelesaian Konflik Agraria

BETVNEWS, – Puluhan warga Kabupaten Seluma dan Benteng yang di dampingi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Iwan Nurdin dari kantor staf kepresidenan. Mendatangi Kantor Gubernur guna menuntut agar, hak guna usaha (hgu) di cabut pada Jumat (23/3) pagi.

Dalam aksi tersebut, warga meminta adanya kebijakan dan komitmen yang kuat dan konsisten untuk menyelesaikan konflik agraria di Provinsi Bengkulu. Mengingat timbulnya konflik agraria adalah akibat kebijakan negara yang berdampak sosial luas dan secara langsung menjadi kendala mensejahterakan rakyat di provinsi bengkulu.

Berbagai tuntutan warga pun di sampaikan, seperti warga Kabupaten Benteng dan Seluma yang tinggal di beberapa desa.  Menuntut pembebasan lahan antara Pt. Agri Andalas dan Pt. SIL yang hingga saat ini belum terselesaikan dan juga konflik antara warga di desa Kabupaten Kaur tepatnya di Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje, yang menuntut pembagian lahan antara program pemukiman angkatan laut (Prokimal).

Sementara itu, Meike Indah Erlina selaku perwakilan dari Walhi Provinsi Bengkulu, mengatakan bahwa pihaknya meminta agar pihak pemerintah provinsi segera menyelesaikan konflik agraria yang sudah bertahun tahun tidak pernah di selesaikan.

“Kami bersama warga dan pihak kantor staf kepresidenan meminta agara konflik agraria segera di selesaikan demi kesejahteraan masayarakat provinsi bengkulu” tegasnya. (Oki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *