Mukomuko

Diperas, Pemilik Kuari Lapor Polisi

BETVNEWS – Diduga diperas oleh dua orang oknum  Kepala Biro Media Online dan satu Orang Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Abdul Karim (56) pemilik kuari warga Jalan Danau Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, Kamis (07/07) siang mendatangi Direktoat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu.

Dikatakan Abdul Karim, dirinya selama ini memang diperiksa Polres Muko-muko atas kasus izin operasi kuari di desa Bandar Jaya Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko.

Selama proses penyelidikan ini, tiga oknum tersebut menghubungi dan menemui Abdul karim di salah satu rumah makan dengan maksud untuk mengklarifikasi hasil temuan di lapangan mengenai izin operasi kuari yang ia Kelola.

Dalam percakapan selama berlangsung, oknum tersebut malah melakukan perekamanan tanpa sepengetahuan korban. Dalam rekaman tersebut, korban bercerita kepada 3 oknum tersbeut sempat menemui pejabat di Polres Mukomuko, dan pejabat tersebut menghubungi penyidik untuk dapat membantu proses penyelidikan tersebut.

Dalam rekaman inilah yang menjadi dasar oknum tersebut untuk memeras korban dengan meminta uang Rp 21 juta rupiah dalam bentuk proposal, jika anggaran di dalam proposal tersebut tidak dikabulkan maka ketiga oknum ini akan melakukan penyebaran rekaman tersebut ke APH.

Karena takut, Abdul Karim pun akhirnya memberikan uang sebesar Rp 6 juta kepada 3 oknum tersebut, namun ternyata rekaman tersebut telah disebar sehingga dirinya merasa diancam dan dirugikan.

“oknum ini minta uang Rp 21 juta dengan modus permohonan proposal, setelah uang di kasih sebesar Rp 6 juta, rekaman percakapan di salah satu rumah makan malah disebar oleh oknum tersebut,” kata Abdul Karim.

Sementara itu, dengan dilaporkannya kasus ini ke Polda Bengkulu dapat segera ditindaklanjuti agar oknum tersbeut dapat diproses secara hukum.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *