Bengkulu tengah

Harga Biji Kopi di Benteng, Anjlok

Petani kopi saat sedang menimbang biji kopi hasil kebunnya

BETVNEWS,- Memasuki musim panen kopi yang diperkirakan terjadi pada bulan april dan mei. Disambut dengan harga jual kopi yang mengalami penurunan hingga Rp. 5.000/kilogram. Kondisi harga anjlok ini semakin parah, lantaran jumlah hasil produksi petani kopi yang merosot di Kabupaten Bengkulu Tengah. Hal ini menambah beban petani yang semakin tercekik.

Diketahui harga biji kopi di kalangan toke saat ini tinggal Rp 20.000/kilo gram.  Berbeda pada musim tahun lalu, harga kopi bisa mencapai Rp.25.000/kilogramnya.

Petani kopi di kabupaten bengkulu tengah sendiri saat ini masih mengandalkan tanaman kopi musiman atau 1 tahun sekali, dan belum mengandalkan sistem kopi stek seperti di Kabupaten Kepahiang. Biji kopi sendiri didistribusikan ke wilayah kepahiang dan selanjutnya didistribusikan ke Provinsi Lampung dan Medan.

“Buah kopi untuk musim ini, juga menurun karena faktor cuaca yang tidak mendukung hasil panen berkurang,” ujar Andi, Petani Kopi.

Para petani berharap, agar pemerintah lebih tegas dengan tindakan nyata dalam membantu petani dengan berupaya menekanan atau menstabilkan harga-harga, apapun itu harga bahan pokok maupun hasil panen petani seyogyanya diangkat. Dan dapat meningkatkan taraf hidup petani kopi yang ada dikabupaten tersebut. (Ronal)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *