Bengkulu Utara

Literasi Media dan Digital, KPID Sambangi SDN 013 Bengkulu Utara

BETVNEWS,- Gerakan literasi media dan literasi digital yang terus digalakkan oleh KPID Bengkulu, kali ini menyambangi salah satu Sekolah Dasar di Bengkulu Utara, yaitu SDN 013 Rama Agung Bengkulu Utara. Hadir  kegiatan ini 50 siswa kelas 4, 5 dan 6.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu, Fonika Thoyib mengatakan ditengah hadirnya ragam konten dan banjirnya informasi melalui media elektronik dan digital saat ini. Menjadi tugas semua pihak untuk menyadari bahwa setiap informasi ada segmen dan sasaran yang ingin dituju.

Artinya jangan sampai karena ketidakpahaman lalu sebagai pengguna media salah dalam memilih, mengakses dan mengkonsumsi konten informasi tersebut. Membangun kesadaran kritis dalam memilah konten harus dilakukan sejak dini.

“Siswa dan siswi sekolah dasar masih dekat dengan tayangan televisi, sekalipun media digital handphone juga sudah menjadi sahabat mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Konten televisi yang ditonton oleh anak-anak usia Sekolah Dasar adalah animasi atau kartun anak-anak antara lain bo boy, spongeBob SquarePants, upin ipin dari kartun anak mereka memahami tentang kesetiakawan, menghargai orang yang lebih tua, menghargai keberagaman serta menghibur,” ujarnya.

Ditambahnya, bahwa ketika menonton televisi waktunya harus dibatasi tidak boleh lebih dari 2 jam sehari, selain pilihan kontennya harus disesuaikan dengan usia anak-anak. Bila berlebihan tentu akan menggangu aktivitas lain, seperti belajar, ibadah serta kegiatan sosialisasi serta membantu orangtua.

Penggunaan handphone juga menjadi perhatian karena ada, efek negatif dari media digital ini juga sangat banyak dan berbahaya bila tidak bijak, misalnya dapat kecanduan main game, lupa waktu, terpapar konten pornografi  dan tindakan negatif lain karena aktivitas menggunakan handphone berlebihan.  Makanya penggunaan handphone harus diawasi dan dibatasi oleh orangtua, bila ada konten yang memerlukan ruang diskusi, maka itu harus dilakukan agar anak dapat memahami amksud dan tujuan dari konten tersebut,  demikian pula durasi  menonton televisi.

Sementara itu, Septi Rahayu Kepala SD 013 Bengkulu Utara mengatakan bahwa kegiatan literasi KPID Bengkulu sangat baik, karena ini upaya mengajak dan mengingatkan anak-anak agar lebih bijak dan tidak lupa waktu dalam menonton televisi serta menggunakan HP.

“Manfaat positifnya banyak tetapi bahayanya bila tidak dikontrol oleh orantua juga banyak. Misalnya ada tawuran membawa piasu dll karena melihat tontonan ataupun konten di HP. kami berharap kegiatan ini tidak hanya kepda murid tetapi ke oangtua murid juga sangat penting,” jelasnya.

(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *