Kriminal

Tak Cukup Bukti, Laporan Balik Penganiayaan Mantan Kepala SMPN 21 Dihentikan

BETVNEWS,- Polda Bengkulu telah melakukan gelar perkara terhadap dugaan penganiayaan yang di  laporkan  oleh Supriyatno mantan Kepala SMPN  21. Dari hasil gelar perkara tersebut tidak ditemukan bukti yang kuat, Yuli Setiawati melakukan penganiayaan.

“Kita sudah gelarkan perkaranya dan tidak ditemukan bukti yang cukup, bahkan kita sudah memeriksa hasil visum dan dibuktikan tidak ada luka memar ataupun  di sekitar alat kemaluan korban.” Ujar Kombes Pol Pudyo Haryono, Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Dengan dilakukannya hasil gelar perkara tersebut, memungkinkan kasus  penganiyaan ini dihentikan. Bahkan pihak penyidik telah memanggil beberapa orang saksi dan tidak ada satu orang pun yang melihat Yuli Setiawati menendang alat kemaluan Supriyatno.

“Kita sudah panggil para saksi dan tidak ada yang melihat  kejadian penendangan yang dilakukan oleh Yuli Setiawati.” Tambah Kombes Pol Pudyo Haryono.

Untuk diketahui kasus penganiyaan yang dilaporkan oleh supriyatno  tersebut mencuat saat setelah Yuli Setiawati melaporkan atasannya Supriyatno ke Polsek dengan kasus yang sama. Bahkan  kasus penganiyaan  yang di laporkan salah satu guru di SMPN 21 ini telah masuk kedalam persidangan. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *