Daerah, Kepahiang

YBM PLN Salurkan Bantuan ke Ponpes Madinatul Ilmi

BETVNEWS – Berbagai bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat Indonesia, baik berupa bantuan usaha mikro hinga bantuan di dunia pendidikan, terus dikucurkan pihak PT. PLN Persero. Seperti halnya yang dilaksanakan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIWS2JB pada Rabu (22/12) pagi dengan melaksanakan launching program intagrated farming di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, desa Westkust Kecamatan Kepahiang.

Dalam kesempatan ini, berbagai bantuan seperti beasiswa sebesar Rp 188 juta dan dana pembangunan disalurkan dalam mendukung kegiatan pondok pasentren Madinatul Ilmi yang mengadaptasikan pendidikan keagaman dengan dunia kewirausahaan, seperti pertanian, perikanan dan hal-hal kreatif lainnya bagi santri.

Ketua YBM PLN UIWS2JB, Kgs. M Fauzi mengatakan pihaknya sangat bersemangat melihat metode pembelajaran yang diusung Ponpes Madinatul Ilmi kabupaten Kepahiang. Pospes yang baru seumur jagung ini, mampu mengkombinasikan pendidikan keagaman dan dunia kewirausahaan.

“Hal-hal seperti ini patut kita dukung dan kita jadikan contoh. Karena santri-santri disini tidak hanya dituntut untuk belajar akademik dan ilmu agama, namun juga dibekali dengan pembelajaran pertanian, perikanan dan kewirausahaan,” jelasnya

Kepala Dinas Pertanian, Hernawan yang turut hadir mengatakan, Ponpes Madinatul Ilmi secara tidak langsung membantu pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi dari dunia pendidikan dan ia berharap kedepan berbagai program pondok juga dapat berkembang pesat dan dinas Pertanian kedepan juga akan siap membantu.

“Kita bersyukur, ada dunia pendidikan yang secara tidak langsung membantu program pemulihan ekonomi pasca Pandemi. Dimana Ponpes ini membekali diri santri, saat nanti keluar dari pondok dapat membuka lapangan kerja sendiri.” Ujar Hernawan

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pasantren, H. Gusti Santoso mengatakanbahwa pihaknya baru memiliki 15 santri dan masih sangat membutuhkan uluran tangan baik pemerintah maupun para dermawan guna lebih meningkatkan fasilitas dan sarana pondok pesantren sendiri.

“Harapan kita tidak hanya bantun dari beberapa yayasani ini saja, namun kita juga berharap ada uluran tangan pemerintah baik daerah ataupun provinsi atupun pemerintah pusat untuk mendukung program-program kami,” Jelasnya

(Hendri Suwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *